Syukuran dan Peluncuran Buku Biografi Brigjen TNI (Mar) Bastian Umar, Jejak Pengabdian yang Diabadikan dalam Sebuah Karya
JAKARTA | JACKTVNEWS .co.id
Perjalanan panjang pengabdian seorang prajurit kepada bangsa dan negara kembali diabadikan melalui sebuah karya. Syukuran dan peluncuran buku biografi Brigadir Jenderal TNI (Mar) Bastian Umar digelar di Klub Eksekutif Persada Purnawira Halim, Gedung Antonov, Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Peluncuran buku biografi menjadi momentum untuk mengabadikan perjalanan hidup dan pengabdian Brigjen TNI (Mar) Bastian Umar, sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga, sahabat, serta rekan sejawat.
Sejumlah tokoh dan perwira turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Laksamana Slamet Subuanto, Laksamana Tedjo Edi, Laksda Syamsul Bahri, Laksda La Ode Dayan, Laksda Budiman DS, Laksma A.R. Katili, Kolonel Mar Faizal Amir, Marsdya Ian Santoso, Marsma Nanok Suratno, dan Komjen Togar Sianipar.
Hadir pula . Slamet Susanto, . Yon Artiono Arbai, Kolonel Inf Iwan Barli S., Kolonel Inf Hafil H., Habih Syayuti Asyathri, . Wan Al Kadri, . Edi Prabowo, . Erwin, . Quarta, . Herry Sib, Ir. Guntara Ides, Kolonel Mar Imron Safei, Kolonel Mar Indra Fauzi Umar, Syahrir SIP, Ir. Febie A., Ir. Azrun Umar MSc, dan Ir. Adang Kosasih.
Selain para undangan tersebut, acara juga dihadiri oleh keluarga besar Bastian Umar dan Ibu Een Djuhaeni, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Peluncuran buku biografi ini menjadi catatan mengenai perjalanan kehidupan dan pengabdian Brigjen TNI (Mar) Bastian Umar. Kehadiran buku tersebut diharapkan dapat menjadi dokumentasi yang memberikan gambaran mengenai pengalaman, perjalanan karier, serta nilai-nilai pengabdian yang dapat dipetik oleh pembaca.
Bagi keluarga, peluncuran buku ini juga menjadi momentum untuk menjaga dan meneruskan kisah perjalanan kehidupan Bastian Umar agar tetap terdokumentasi dan dapat dikenang oleh generasi berikutnya.
Suasana kebersamaan yang terlihat sepanjang kegiatan memperlihatkan eratnya hubungan silaturahmi antara keluarga, sahabat dan rekan sejawat. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari penghargaan atas perjalanan pengabdian yang telah dilalui.
Dengan diterbitkannya buku biografi tersebut, sebuah perjalanan hidup tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi menjadi catatan yang dapat dibaca, dipelajari, dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
Reporter : zack
Posting Komentar