Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan

JAKARTA — JACKTVNews .co.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan pengusutan secara tuntas terhadap dugaan kesengajaan pembakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk jika melibatkan individu maupun korporasi.

Perintah tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penanganan bencana alam secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden menegaskan bahwa dugaan pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sengaja harus ditindak sesuai ketentuan hukum. Pemerintah juga membuka kemungkinan pencabutan izin Hak Guna Usaha (HGU) terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Kepolisian Republik Indonesia mencatat sebanyak 138 tersangka dan delapan korporasi saat ini tengah menjalani proses pidana terkait perkara karhutla. Selain itu, sejumlah perusahaan lainnya juga telah dikenai sanksi administratif.

Langkah tegas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan karhutla sekaligus mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Pemerintah Siapkan Mitigasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Dalam rapat yang sama, pemerintah juga membahas langkah cepat menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, khususnya terhadap sektor transportasi dan kesehatan masyarakat.

Akibat sebaran abu vulkanik, delapan bandara terdampak dan mengalami penutupan sementara. Kementerian Perhubungan menyiapkan 10 bandara alternatif yang siaga beroperasi selama 24 jam untuk mengantisipasi gangguan perjalanan udara.

Pemerintah juga menyiapkan transportasi darat gratis melalui Damri dan PT KAI bagi masyarakat terdampak. Selain itu, penumpang yang perjalanannya terganggu mendapatkan garansi pengembalian tiket atau refund hingga 100 persen.

Kemenkes Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama sepekan ke depan.

Bagi warga yang terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan, pemerintah mengingatkan pentingnya menggunakan masker, kacamata pelindung, serta pakaian tertutup.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan, iritasi mata, maupun masalah kulit akibat paparan partikel abu vulkanik.

Pemerintah memastikan penanganan karhutla dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan kementerian dan lembaga terkait, termasuk unsur penegak hukum, guna melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana.

(Reporter Desi)

Sumber: BPMI Setpres

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan
  • Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan

Posting Komentar