Indonesia Dukung Penyelesaian Reviu Perjanjian Dagang AITIGA pada 2026
JACKTV NEWS.co.id - ASAY CITY, FILIPINA (24/9/2026)
Indonesia tegaskan, dukungan terhadap penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade Agreement (AITIGA) pada tahun 2026.
Indonesia juga dorong agar Tinjauan AITIGA, diselesaikan tepat waktu sehingga lebih efektif, ramah pengguna, dan mampu memfasilitasi perdagangan.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, pada Pertemuan Konsultasi ke-23 Para Menteri Ekonomi ASEAN dengan India (AEM-India) yang digelar di Pasay City, Filipina, Selasa (22/9).
Pertemuan yang merupakan rangkaian dari Pertemuan AEM ke-58 ini juga diikuti pelaku usaha yang tergabung dalam Dewan Bisnis ASEAN-India (ASEAN-India Business Council/AIBC).
Wamendag Roro hadir selaku Alternate AEM didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Johni Martha dan Direktur Perundingan ASEAN, Nugraheni Prasetya Hastuti.
"Ke depan, kami mendorong ASEAN dan India untuk fokus memperkuat perdagangan dan investasi, meningkatkan ketahanan rantai pasok, serta mendorong partisipasi dunia usaha dan UMKM dalam rantai nilai regional," ujar Wamendag Roro.
Dalam pertemuan, Indonesia mencatat rekomendasi dari Dewan Bisnis ASEAN-India dan mengakui peran penting sektor swasta dalam memperkuat kerja sama ekonomi ASEAN-India.
Indonesia juga menyambut baik sejumlah inisiatif usulan pelaku usaha, di antaranya Dasbor Implementasi dan Pemantauan AITIGA, Proyek Percontohan Perdagangan Digital ASEAN Single Window (ASW)-India, Fasilitasi UKM ASEAN-India, Forum Fasilitasi Investasi, Kemitraan Rantai Pasok, dan Kerangka Kerja Mobilitas Bisnis.
"Inisiatif-inisiatif seperti ini penting untuk mewujudkan kerja sama ekonomi kita menjadi manfaat nyata bagi dunia usaha, seperti prosedur perdagangan yang lebih efisien, akses pasar yang lebih luas, biaya bisnis yang lebih rendah, serta kondisi bisnis yang lebih dapat diprediksi," katanya.
Menurut Wamendag, proses peninjauan AITIGA merupakan peluang untuk mengakomodasi aspirasi pelaku usaha agar perjanjian lebih memfasilitasi, mengurangi hambatan perdagangan, ramah bisnis, dan responsif terhadap kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Wamendag juga mendorong pelaku usaha untuk mengoptimalkan pemanfaatan AITIGA.
"Pemanfaatan AITIGA secara lebih optimal akan membantu dunia usaha memperoleh manfaat dari perjanjian tersebut sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi kawasan," pungkasnya.
Sementara itu, Delegasi India yang dipimpin Additional Secretary, Department of Commerce, Nitin Kumar Yadav, menyatakan dukungan terhadap penyelesaian reviu AITIGA tepat waktu dan mendorong ASEAN-India menyelesaikan isu substantif yang belum disepakati.
Adolf Hutabarat
JACKTV. NEWS
Posting Komentar