Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan



JACKTV. NEWS - SEMARANG (4/7/2026) 

Kementerian Perindustrian bergerak cepat merespons insiden ledakan dan kebakaran di fasilitas produksi PT Raw Botanical Nusantara, perusahaan pengolahan herbal yang berlokasi di Kawasan Industri Candi, Kota Semarang, Jawa Tengah.

 Peristiwa terjadi Rabu (1/7) sekitar pukul 09.30 WIB.


Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menelan korban jiwa tersebut.

 "Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia, serta mendoakan para pekerja yang mengalami luka-luka agar segera pulih," ujar Menperin di Jakarta, Kamis (3/7).

Menurut kronologi awal, indikasi overheat pada mesin produksi bertekanan tinggi terdeteksi pukul 09.30 WIB. Kemudian tabung sterilisasi di ruang produksi bagian belakang meledak pada pukul 09.45 hingga 09.56 WIB.

Ledakan memicu kebakaran dan meruntuhkan sebagian struktur bangunan. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran pukul 12.00 WIB.

Insiden ini menewaskan satu pekerja bernama Muhammad Bryan Febryantoro, warga Mranggen, Demak. Tujuh pekerja lain mengalami luka bakar ringan hingga sedang

 Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat penanganan di RSUD dr. Adhyatma, MPH.

Menindaklanjuti kejadian, Menperin menginstruksikan Plt. Dirjen Industri Agro untuk segera menerjunkan Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) ke lokasi.

 Tim bertugas melakukan verifikasi lapangan, mengumpulkan informasi, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan.

Plt. Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika, menjelaskan dugaan awal penyebab ledakan adalah kegagalan fungsi pada tabung sterilisasi akibat lonjakan suhu dan tekanan yang melebihi batas desain alat. 

"Saat ini pihak perusahaan bersama Tim Identifikasi Forensik Polrestabes Semarang sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa apakah ada unsur kelalaian," jelas Putu.

Sebagai langkah lanjutan, seluruh aktivitas produksi di pabrik telah dihentikan sementara untuk mendukung proses investigasi.

 Kemenperin juga berkoordinasi dengan BBSPJPPI Semarang dan menegaskan akan terus memantau perkembangan penyelidikan.

Kemenperin mengimbau seluruh pelaku usaha industri manufaktur di Indonesia untuk melakukan pengecekan dan kalibrasi berkala terhadap fasilitas mesin produksi, khususnya mesin berisiko tinggi, guna mencegah kejadian serupa. 

Adolf Manumpak 
JACKTV. NEWS
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan
  • Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan
  • Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan
  • Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan
  • Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan
  • Kemenperin Turunkan Tim Usai Ledakan di PT Raw Botanical Nusantara, Produksi Dihentikan

Posting Komentar