Muhammad Sarmuji Resmi Dilantik Jadi Menteri Perindustrian, Gantikan Agus Gumiwang - Janji Fokus Petakan Masalah Manufaktur
JACKTV.NEWS - JAKARTA (2/10/2026)
Serah terima jabatan Menteri Perindustrian Republik Indonesia dilaksanakan dari Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian periode 2024-2026, kepada Muhammad Sarmuji, sebagai Menteri Perindustrian yang baru periode (2026 - 2029).
Dalam sambutan perdananya, Menteri Perindustrian yang baru, Muhammad Sarmuji menekankan pentingnya sektor industri sebagai sektor vital bagi Indonesia.
"Alhamdulillah, kita semua tahu bahwa sektor industri adalah sektor yang sangat vital bagi Republik.
Ada harapan agar kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri menjadi tumpuan untuk penyerapan tenaga kerja.
Karena itu mari kita bersama-sama saling meringankan beban untuk mencapai tujuan kita, menyejahterakan masyarakat Indonesia melalui sektor perindustrian," ujar Sarmuji.
Sarmuji menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya yang telah meletakkan dasar-dasar yang baik bagi Kementerian Perindustrian.
Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang, akan dilanjutkan, ujar Sarmuji.
"Kedua, saya minta kerja sama yang baik. Mari kita membangun narasi-narasi besar. Kita harus memiliki mimpi besar di Kementerian ini.
Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan," katanya.
"Jangan berpikir kendalanya terlebih dahulu. Mari kita berpikir solusinya terlebih dahulu. Apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sektor industri sebagai pengungkit pembangunan.
Siapa saja yang harus kita temui, siapa saja yang harus kita ajak kolaborasi, nanti kita akan tentukan.
Yang paling penting adalah mari kita membangun mimpi lebih besar menjadikan sektor industri menjadi lebih kuat lagi," tegas Sarmuji.
Sarmuji juga berpesan, secara pribadi kepada seluruh pejabat di Kementerian Perindustrian, untuk saling mengingatkan dan tidak memberikan penghormatan berlebihan.
"Jangan memberi penghormatan berlebih kepada saya. Penghormatan yang berlebih, pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat yang membatasi kita untuk bisa berdiskusi, berdialektika, memberikan masukan dan saran terhadap kebijakan-kebijakan yang akan diambil," ujarnya.
Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap kesahajaan keluarga Agus Gumiwang dan meminta dukungan dari seluruh hadirin serta asosiasi industri.
Dengan latar belakang sebagai anggota DPR RI, Sarmuji juga meminta nasihat agar Kementerian Perindustrian menjadi lebih kuat.
Usai acara sertijab, Sarmuji kepada awak media menegaskan langkah awalnya adalah memetakan persoalan manufaktur.
"Mantap sekali. Hari ini kita akan memetakan persoalannya, bagaimana kita bisa menumbuhkan sektor manufaktur karena tentu banyak faktor yang harus kita selesaikan.
Habis ini saya akan rapat untuk menentukan peta masalahnya seperti apa dan solusinya seperti apa," ujar Sarmuji, 2 Oktober 2026.
"Saya berharap Kementerian Perindustrian tidak berpikir kendalanya terlebih dahulu, tapi berpikir peluangnya terlebih dahulu
Kalau sejak awal kita berpikir kendala, tentu kita tidak akan pernah bisa maju. Tapi kalau kita berpikir peluang dan potensi, tentu ada optimisme untuk melangkah ke depan," lanjutnya.
Ia menambahkan, meski belum bertemu secara khusus dengan Presiden, ia meyakini arahan Presiden sejalan untuk menjadikan industri sebagai leverage pertumbuhan ekonomi dan sarana penciptaan lapangan kerja yang lebih baik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Perindustrian periode sebelumnya dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh hadirin.
Adolf Hutabarat
JACKTV. NEWS
Posting Komentar