Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%



JACKTV. NEWS - JAKARTA (10/9/2026) 

Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sebagai kunci pemasaran produk.

Menurutnya, digitalisasi cara efektif agar produk UMKM bisa menjangkau konsumen lebih luas, termasuk pasar internasional.

Hal itu disampaikan Mendag Busan, saat membuka program pendampingan "Gapai Pasar Global dengan AI" di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026)

Program ini merupakan hasil kolaborasi Kemendag dengan Meta Indonesia dan http://UMKMIndonesia.id.

“Produk yang bagus itu syarat pertama. Tetapi harus juga dibarengi dengan pemasaran yang efektif agar dapat menjangkau konsumen, termasuk di pasar internasional. 

UMKM harus pintar berjualan, dan teknologi digital membuka kesempatan untuk pemasaran yang lebih luas,” ujar Mendag Busan.

Ia menjelaskan, AI dapat membantu UMKM dalam riset pasar, penyusunan strategi, pembuatan konten, hingga komunikasi dengan calon pembeli di negara tujuan.

Berdasarkan data, pemanfaatan AI diperkirakan dapat meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor Indonesia sebesar 15,7 persen per tahun.

“Sekarang sudah era digital. Teknologi digital harus kita manfaatkan untuk menembus pasar, terutama pasar di luar negeri,” tegasnya.

400 UMKM Dapat Pendampingan 7 Hari

Program "Gapai Pasar Global dengan AI" akan menyasar 400 UMKM. Rinciannya 200 UMKM di Bandung, 100 UMKM di Jakarta, dan 100 UMKM di Surabaya. 

Selama 7 hari, peserta akan mendapat pelatihan intensif mulai dari riset pasar global, penyusunan katalog digital, hingga strategi pemasaran lewat Meta Advantage.

Selain itu, Kemendag juga menjalankan Program "UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor" atau UMKM BISA Ekspor untuk menghubungkan UMKM dengan jaringan perwakilan perdagangan RI di luar negeri.

Hasil pendampingan nantinya akan dipamerkan melalui Katalog Ekspor UMKM pada Forum Bisnis Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, 14–18 Oktober 2026 mendatang.

Dukungan Meta dan Cerita Pelaku UMKM

Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, mengatakan program ini bagian dari Smart Business Academy Meta di Asia Pasifik. 

Meta memberikan akses teknologi berupa Personalized AI dan Meta AI Business Agent, untuk membantu UMKM membuat konten dan analisis pasar.

“Kami optimistis semakin banyak UMKM lokal dapat bersaing di pasar global dengan memanfaatkan perangkat AI,” kata Berni.

Senada, Novita pemilik Dapur Mak Kim yang ikut dalam pendampingan mengaku terbantu AI untuk pemasaran digital. 

Ia berharap pemerintah terus memperluas dukungan agar UMKM bisa menembus pasar ekspor.

Adolf Hutabarat
JACKTV. NEWS
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%
  • Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%
  • Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%
  • Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%
  • Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%
  • Mendag Busan Dorong UMKM Go Global Pakai AI, Ekspor Diprediksi Naik 15,7%

Posting Komentar