Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan 3 Juta Rumah di Jatim
JACKTV. NEWS - Surabaya (4/4/2026).
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya, mendukung penguatan ekosistem pembiayaan perumahan untuk mempercepat Program 3 Juta Rumah di Provinsi Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Aula Tirta Graha Perumda Air Minum Surya Sembada, Surabaya, Senin (3/8/2026).
“Kami dari Kemendagri mendukung sepenuhnya penguatan ekosistem pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Wiyagus.
Dukungan Kemendagri ke Pemda
Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Kemendagri akan menempuh 4 langkah utama:
Penguatan Perencanaan dan Penganggaran
Program 3 Juta Rumah dimasukkan ke dalam RPJMD, Renstra perangkat daerah, RKPD, hingga APBD.
Insentif untuk MBR
Melakukan pembinaan kepada Pemda terkait pembebasan BPHTB dan retribusi PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta pengembang yang membangun rumah untuk MBR.
Percepatan Layanan Perizinan
Mendorong penerbitan PBG bagi MBR maksimal 10 hari kerja. Kemendagri juga mendorong penyesuaian Perkada agar proses pembangunan lebih cepat, sederhana, dan transparan.
“Tetap perlu diperkuat agar layanan PBG ini semakin cepat, sederhana, transparan, tidak bertele-tele dan tidak membebani masyarakat,” tegasnya.
Sinkronisasi Data
Mendorong koordinasi antara BPS, Ditjen Dukcapil, dan dinas perumahan hingga tingkat desa/kelurahan untuk memetakan backlog rumah, kelayakan hunian, dan memastikan sasaran program.
Wiyagus juga menekankan pentingnya tata kelola lingkungan hunian yang layak, aman, dan nyaman sebagai pendukung program.
Ia mengapresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait selaku inisiator kegiatan. “Semoga sinergi ini terus berlanjut menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemenuhan rumah layak bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono, serta masyarakat peserta program KUR.
Adolf Manumpak
JACKTV. NEWS

Posting Komentar