Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas



JACKTV.NEWS -JAKARTA (8/7/2026) 

Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, mengungkapkan sebanyak 87 persen dari total dana iuran Rp190 triliun per tahun dialokasikan untuk pembiayaan di Rumah Sakit. 

Hal itu disampaikan Prihati, saat audiensi dengan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 8 Juli 2026. 

Audiensi ini sekaligus untuk memperpanjang MoU pencegahan korupsi yang berakhir Maret 2026.

"Memang agak kecil yang masuk ke puskesmas. Itu kita berusaha tingkatkan. Kita berusaha geser ke promotif preventif supaya uang itu bergeser ke puskesmas atau FKTP," ujar Prihati.

Menurutnya, penguatan layanan primer penting agar beban rumah sakit berkurang dan peserta JKN mendapat pelayanan lebih cepat. Saat ini BPJS Kesehatan melayani 286 juta peserta atau 98 persen penduduk Indonesia.

Dalam pertemuan dengan KPK, BPJS juga menyepakati 4 penguatan: Corruption Risk Assessment, penambahan Penyuluh Anti Korupsi, pembuatan Panduan Pencegahan Korupsi, dan penguatan Whistle blowing System, 

Menanggapi keluhan masyarakat peserta BPJS antre lama dan Diskriminasi pelayanan, Prihati menegaskan tidak boleh ada diskriminasi. "Yang emergency dilayani kapan saja di RS terdekat. 

Kalau tidak emergency, tolong ke poliklinik, bukan ke UGD," tegasnya.

Deputi KPK Eko Marjono, menambahkan, pengawasan penting karena dana JKN menyangkut hajat hidup masyarakat luas.

KPK akan memberikan pendampingan agar pengelolaan dana lebih berintegritas, tutur Eko. 

Adolf Manumpak 
JACKTV. NEWS
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas
  • Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas
  • Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas
  • Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas
  • Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas
  • Dirut BPJS : 87% Dana Rp190 Triliun untuk RS, Kami Dorong Pelayanan ke Puskesmas

Posting Komentar