INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT Soroti Tumpahan Minyak



JACKTV.NEWS - JAKARTA (13/6/2026) 

Komitmen Indonesia memperkuat aksi iklim  ditegaskan lewat penyelenggaraan Indonesia International Environment Technology and Innovation Expo and Conference (INVIROTECH) 2026.

Pameran dan konferensi lingkungan terbesar di Indonesia itu digelar Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) pada 11-13 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). 

Acara ini jadi ajang temu pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga generasi muda untuk cari solusi nyata krisis lingkungan dan perubahan iklim.

Mengusung tema "Green Solution Technology for Climate Action", INVIROTECH 2026 menghadirkan 99 peserta dari berbagai sektor. 

Peserta dari Kementerian, lembaga pemerintah daerah, BUMN, perusahaan swasta nasional dan internasional, organisasi lingkungan, startup, sampai perguruan tinggi.

Beragam inovasi dipamerkan, mulai teknologi pengelolaan sampah dan limbah, energi terbarukan, waste to energy, konservasi sumber daya alam, hingga teknologi pemantauan kualitas lingkungan berbasis digital.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan krisis iklim butuh langkah konkret, kolaboratif, dan terukur.  

"Menjaga lingkungan dan mengatasi krisis iklim bukan lagi agenda masa depan, melainkan pekerjaan yang harus dilakukan hari ini. 

INVIROTECH, hadir untuk mempertemukan inovasi, teknologi, investasi, dan aksi nyata," ujarnya saat buka acara yang dihadiri sekitar 4.000 peserta, termasuk 3.000 pelajar dan mahasiswa.

Tahun ini, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia versi Indonesia juga naik level dari "Saatnya Bekerja untuk Iklim" menjadi "Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim". Artinya, setiap kebijakan lingkungan harus adil untuk semua lapisan masyarakat tanpa meninggalkan satu generasi pun.

PT. OSCT Indonesia, menekankan kesiap siagaan dan respon cepat sebagai kunci hadapi resiko pencemaran laut akibat tumpahan minyak, ujar Project Director, Alam Syah Mapparessa dalam INVIROTECH 2026.

Alam Syah, menilai peningkatan aktivitas maritim nasional harus dibarengin sistem darurat kuat. 

Peralatan darurat saja tidak cukup Tanpa penempatan strategis dan kesiapan 24 jam. 
" Respon cepat di tahap awal kejadian sangat krusial " Untuk memitigasi dampak lebih luas ke ekosistem laut, perikanan, pariwisata, dan ekonomi  pesisir. 

Sebagai penyedia solusi penanggulangan tumpahan Minyak, PT OSCT Indonesia, melayani operator migas nasional - internasional dengan memiliki stock ribuan meter oil boom. 
 
Perusahaan juga bekerja sama Japan, China, Korea Selatan, Malaysia, Singapore, Thailand dan Vietnam untuk respons insinden lintas wilayah. 

Adolf Manumpak Hutabarat 

JACKTV. NEWS
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT  Soroti Tumpahan Minyak
  • INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT  Soroti Tumpahan Minyak
  • INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT  Soroti Tumpahan Minyak
  • INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT  Soroti Tumpahan Minyak
  • INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT  Soroti Tumpahan Minyak
  • INVIROTECH 2026 Jadi Panggung Inovasi Hijau OSCT  Soroti Tumpahan Minyak