Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.

JACKTV.NEWS - BANYUMAS (26/6/2026)
Menteri  Perdagangan, Budi Santoso, melepas ekspor perdana 20 ton gula kelapa produksi PT Integra Mitra Cipta / PT IMC tujuan Chicago, Amerika Serikat, Kamis (25/6).
 
Pelepasan senilai USD 46 ribu atau setara Rp822,48 juta ini dilakukan di pabrik PT IMC, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Ekspor ini menggunakan Surat Keterangan Asal / SKA Form B sebagai dokumen asal barang agar mendapat pengurangan bea masuk di negara tujuan. 

“Kita ingin tumbuh bersama-sama dan meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah. 

Salah satunya dengan Kabupaten Banyumas untuk meningkatkan ekspor gula kelapa ke berbagai negara,” ujar Mendag Busan saat melepas ekspor. 

Mendag  mendorong pelaku usaha daerah memanfaatkan berbagai fasilitas perdagangan dari Kemendag.


pMulai dari  Business Matching hingga penggunaan SKA seperti Form AANZ, Form D, dan Form IJEPA untuk akses pasar ASEAN, Australia, Selandia Baru, dan Jepang.

Keberhasilan PT IMC menembus pasar internasional disebut tidak lepas dari optimalisasi fasilitas Kemendag. Perusahaan yang beroperasi sejak 2012 ini sudah ekspor ke 56 negara di Amerika, Asia, Eropa, Afrika, dan Australia. PT IMC juga bermitra dengan 5.000 petani pemasok bahan baku dari Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan Cilacap.

“PT IMC adalah contoh pelaku usaha yang berhasil memperluas jangkauan pasarnya dengan mengoptimalkan fasilitas perdagangan,” tambourine Mendag.

Fasilitasi Ekspor Terus Digenjot

Sepanjang Januari–Mei 2026, Kemendag mencatat telah memfasilitasi 621 pelaku usaha melalui 333 kegiatan 
`businesss mstching. 

Kegiatan tersebut berpotensi menghasilkan transaksi USD 193,88 juta untuk produk seperti makanan olahan, rempah, kopi, sabun, dan CPO.

Untuk mempermudah akses, Kemendag juga meresmikan 7 Instansi Penerbit SKA / IPSKA baru pada hari yang sama, termasuk satu di Banyumas. Total kini ada 103 IPSKA di seluruh Indonesia.

Mendag mengapresiasi langkah PT IMC dalam mengembangkan petani melalui program Desa BISA Ekspor. “Ekspor itu tidak harus besar, tapi bisa menengah dan kecil. Ekspor tidak harus dari kota, tapi bisa dari desa,” jelasnya.

Pelaku usaha juga diajak berpartisipasi di Trade Expo Indonesia / TEI 2026 pada 14–18 Oktober 2026 mendatang sebagai ajang memperluas jejaring dengan buyer global.

Potensi Gula Kelapa RI Meningkat

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengapresiasi dukungan Kemendag. Ia menyebut gula kelapa sebagai komoditas unggulan Banyumas yang punya potensi besar untuk ekspor.

Direktur PT IMC, Mario Ngensowidjaja, mengatakan 98% gula kelapa Indonesia diperuntukkan untuk ekspor. Permintaannya paling tinggi di Amerika dan Eropa. “Gula kelapa menjadi intan permata produk Indonesia untuk ekspor, ini benar-benar mendukung devisa negara,” ujarnya.

Data Kemendag menunjukkan tren positif. Ekspor gula HS 170290 tumbuh 9,61% selama 2021–2025. Pada Januari–April 2026, nilainya mencapai USD 42,67 juta atau naik 45,97% dibanding periode sama tahun 2025 .

Adolf  Manumpak 
JACKTV. NEWS
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.
  • Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.
  • Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.
  • Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.
  • Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.
  • Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS Senilai Rp822 Juta.

Posting Komentar