Kemenperin Perkuat IKM Wastra Nusantara Angkat Tren Slow Fashion ke Pasar Global.
JACK TV, NEWS - Jakarta 10/6/2026
Kementerian Perindustrian terus menggenjot pengembangan industri kecil dan menengah IKM melalui promosi, pemasaran, hingga perluasan akses pasar produk wastra dan kriya Nusantara. Langkah ini diambil untuk meningkatkan daya saing industri kreatif berbasis budaya serta memperkuat posisi produk lokal di pasar domestik dan global.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Harian I Dewan Kerajinan Nasional Dekranas, Loemongga Kartasasmita, saat pembukaan Pameran Swarna Wastra Nusantara SWN 2026 di Jakarta, Selasa 9/6/2026.
Loemongga menilai wastra Nusantara memiliki relevansi kuat dengan tren fesyen berkelanjutan atau _slow fashion_ yang berkembang pesat di berbagai negara. “Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk berkelanjutan, wastra Nusantara menawarkan keunikan, kualitas, serta nilai budaya yang tidak dapat tergantikan oleh produk massal,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar wastra Indonesia masih diproduksi dengan teknik tradisional dan bahan alami ramah lingkungan. Meski prosesnya memakan waktu lebih lama, hasilnya memiliki kualitas tinggi, daya tahan kuat, dan nilai budaya yang bisa diwariskan lintas generasi.
“Keunggulan tersebut menjadikan wastra Indonesia memiliki daya tarik tersendiri di pasar nasional maupun internasional. Karena itu kita perlu terus mengangkat dan mempromosikan budaya wastra sebagai bagian dari tren fesyen berkelanjutan dunia,” tegas Loemongga.
Selain itu, industri kriya Indonesia juga disebut memberi kontribusi penting bagi perekonomian nasional dan semakin mendapat apresiasi di pasar global.
Dirjen IKMA, Reni Yanita, menegaskan SWN 2026 menampilkan produk unggulan dari 45 IKM yang bergerak di bidang tenun, songket, batik, aksesori, serta berbagai produk kriya lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Pameran berlangsung pada tanggal 9-11 juni 2026 di Plasa Industri Kementerian Perindustrian, Jakarta.
Tema Pameran " Tenun dan Produk Kriya Lintas Zaman menjadi wujud nyata kolaborasi antara tradisional dan inovasi dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Nusantara agar terus berkembang dan relevan bagi generasi mendatang" Ungkap Loemongga.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Dekranasda ke - 46 yang diselenggarakan oleh Kemenperin selaku Ex- Offecio Bidang Daya saing Dekranasda, bersama PT Mediatama Binakreasi, PT Astra International Tbk, dan Yayasan Dharma Bhakti Astra.
Adolf Manumpak Hutabarat
JACKTV.NEWS
