Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.

JACKTV.NEWS -
Jakarta, Kementerian Perindustrian  memperkuat kerja sama internasional untuk mendukung transformasi industri nasional. 

Upaya itu dilakukan melalui partisipasi aktif pada BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2026, khususnya Sub-Forum on Industrial Intelligence and Technology Innovation di Xiamen, Tiongkok.

Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi negara-negara BRICS dan mitra untuk memperkuat kolaborasi di bidang teknologi industri, kecerdasan artifisial, manufaktur cerdas, hingga inovasi digital berkelanjutan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, keikutsertaan Indonesia sejalan dengan peran aktif RI dalam kerja sama BRICS, khususnya memperluas akses industri, investasi, teknologi, dan penguatan rantai pasok global.

"Indonesia memandang momentum ini sebagai peluang strategis untuk mempercepat transformasi industri nasional melalui penguatan manufaktur cerdas, digitalisasi industri, dan pengembangan industri hijau yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Menperin di Jakarta, Kamis (4/6).

Sub-forum bertajuk Industrial Intelligence and Technology Innovation membahas penerapan AI, big data, otomasi industri, manufaktur pintar, hingga ekosistem inovasi digital. Pembahasan ini dinilai relevan dengan agenda transformasi industri nasional lewat peta jalan Making Indonesia 4.0.

Sebelumnya, pada 28 Mei 2026, Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Tri Supondy menekankan bahwa kerja sama internasional jadi faktor penting untuk mempercepat transformasi industri nasional.

Dalam Sub forum 28 Mei 2026, Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondi menekankan, kerjasama Internasional salah satu faktor penting dalam mempercepat transformasi industri Internasional nasional. 

" Sinergi antar negara BRICS memiliki  peran strategis  agar transformasi industri dapat berjalan secara inklusif, tangguh,  dan
 berkelanjutan. 

Kemenperin melihat potensi pasar pengembangan kerjasama di bidang Artificial, intelligence, internet of things, Big Data, industrial robotics, hingga digital standardization untuk. Memperkuat keterhubungan industri di antara negara-negara BRICS", Ujar nya.

Reporter: Adolf  Manumpak Hutabarat 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.
  • Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.
  • Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.
  • Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.
  • Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.
  • Kemenperin Pacu Transformasi Industri Nasional Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok.